Dia menambahkan, barang-barang milik korban, khususnya tas handphone yang diletakkan di setang sepeda gagal diambil oleh pelaku.
"Sampai saat ini tidak ada yang hilang karena kemungkinan langsung refleks itu. Pokoknya semua bersifat singkat," tutur Gugun.
Seperti diketahui, seorang Kolonel Marinir bernama Pangestu Widiatmoko hampir menjadi korban pembegalan saat bersepeda di kawasan Jakarta Pusat. Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Kita (sudah) cek ke lokasi. Kita cari pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (26/10).
(jbr/jbr)