"Karena Nabi yang menggunakan kata akhlak, kita lebih suka pakai istilah akhlak. Kenapa nggak pakai mental, kata mental dipakai oleh Karl Marx. Karl Marx yang pakai, gembongnya komunis. Makanya saya nggak pakai," katanya.
Seperti diketahui, Habib Rizieq kembali ke Indonesia setelah 3,5 tahun di Arab Saudi. Setiba di Petamburan, Jakarta Pusat, tempat kediamannya, Rizieq menyerukan revolusi akhlak.
"Maka itu, kepulangan kali ini, Saudara, tidak lain tidak bukan, saya menyerukan dan mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia agar sama-sama revolusi akhlak. Setuju?" ucap Rizieq saat berpidato di hadapan pengikutnya, di Jalan KS Tubun.
Revolusi akhlak, kata Rizieq, mengubah sifat manusia dari perbuatan buruk menjadi baik. Rizieq dan pengikutnya berkomitmen melawan kezaliman.
"Siap revolusi akhlak? Yaitu kepada semua mulai hal ini sudah revolusi akhlak. Kita ganyang segala kezaliman. Lawan segala korupsi, setuju?" teriak Rizieq.
(aik/tor)